Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kritik reformasi birokrasi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Menurut Anies, memperbaiki birokrasi tidak cukup dilakukan oleh satu orang pemimpin, melainkan dengan melibatkan seluruh elemen melalui sistem partisipatif.
"Masa jabatan kita nanti bukan hanya one man show, satu orang saja yang action, bukan seperti itu," kata Anies dalam acara debat kandidat Cagub-Cawagub DKI Jakarta, di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016) malam.
Anies menemukan banyaknya keluhan warga mengenai pelayanan rumah sakit namun tidak tahu kepada siapa mereka harus mengadu. Kata Anies, tidak mungkin Gubernur harus turun langsung, harus ada sistem pengawasan yang menyelesaikan masalah tersebut.
"Maka dari itu nantinya sistem pengawasan kita perkuat, kinerja tim work juga kami perkuat agar semua merasa memiliki birokrasi Jakarta," kata mantan Mendikbud itu.
"Untuk merealisasikan pengawasan terpadu itu, maka transparansi perlu lebih diperluas. Transparansi yang akan membuat Jakarta lebih baik lagi," Anies menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?