Suara.com - Polres Cianjur akan menutup jalur menuju Puncak dari arah Cianjur, Jawa Barat, menjelang malam pergantian tahun 2017. Hanya warga sekitar yang diperbolehkan melintas setelah pukul 18.00 WIB.
Penutupan jalur tersebut akan diberlakukan mulai dari perempatan Jalan Muwardi - by pass sampai Puncak Pass. Jalur akan dibuka kembali menjelang dini hari. Termasuk selama dua hari menjelang dan sesudah tahun baru, Jalur Puncak-Cianjur, tertutup bagi kendaraan berat, seperti bus dan truk.
"Untuk kendaraan berat dan bus akan dialihkan melalui jalur Jonggol atau Sukabumi, kecuali truk pengakut BBM dapat melintas seperti biasa. Sedangkan kendaraan umum bernopol luar kota tidak dapat melintas setelah pukul 18.00 WIb pada tanggal 31 Desember," kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakarsa dikutip dari Antara, Senin (26/12/2016).
Dia menjelaskan pemberlakukan tutup jalur menuju kawasan Puncak, baik dari arah Cianjur atau dari arah Bogor, untuk pendatang yang hendak menghabiskan libur akhir tahun atau perayaan tahun baru.
"Warga yang tinggal di sepanjang jalur yang ditutup tersebut, akan diarahkan mengunakan jalur alternatif jika jalur utama mengalami kepadatan menjelang malam pergantian tahun. Untuk pendatang atau wisatawan yang hendak mengabiskan libur akhir tahun, harus sudah masuk sebelum jam 18.00 WIB," katanya.
Penutupan jalur menuju Puncak sebagai upaya mencegah kemacetan parah di sepanjang jalur tersebut. Menjelang sore pada tanggal 31 Desember, polisi akan melakukan sterilisasi di sejumlah pusat keramaian di kawasan Puncak.
"Pusat perayaan pergantian tahun di kawasan Puncak akan terpusat di kawasan Segar Alam, beberapa ratus meter dari tugu perbatasan antara Cianjur dengan Bogor. Sedangkan di kawasan Cipanas, keramaian setiap tahun terlihat di Kota Bunga, Green Appel dan Jalan Raya Pasekon," katanya.
Pusat perayaan malam tahun baru yang menjadi perhatian polisi yaitu di Cianjur kota, seperti Alun-alun Cianjur, Lapangan Prawatasari-Joglo, Perempatan Shanghay, Lapangan Parkir Supermall, eks Terminal Muka, BCNY, dan The Jhon.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Elmo hingga Cahaya Drone, Mal di Depok Suguhkan Perayaan Natal dan Tahun Baru Tak Terlupakan
-
Dirut PLN Tinjau Langsung Kesiapan Pasokan Listrik Siaga Nataru di Gereja Katedral Jakarta
-
Cari Hadiah Natal dan Tahun Baru yang Bermakna? Ini Pilihan yang Ramah Lingkungan Sekaligus Bermanfaat Untuk Orangutan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar