Suara.com - Rosidah Herawati tak kuasa membendung air mata ketika menceritakan sosok anaknya, Amelia Reza Fahlevi alias Amel.
Amelia merupakan satu dari enam korban pembunuhan di rumah Dodi Triono (59) di RT 1, RW 12, Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Jenazah Amel ditemukan pagi tadi. Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Jenazahnya tumpang tindih dengan 10 orang di kamar mandi sempit.
Rosidah menuturkan bahwa putrinya merupakan sosok anak baik dan berbakti kepada orangtua.
"Dia anak yang sholehah, anak yang tidak pernah melawan. Amel sangat sayang bunda, dia tidak pernah melawan sedikit pun. Lindungi dia di alam baka ya Allah. Ya Allah kuatkan saya ya Allah," ujar Rosidah di sekitar tempat kejadian perkara.
Rosidah menambahkan selama ini anaknya memang kerap main ke rumah Dodi. Amel adalah teman anak Dodi, Dianita Gemma Dzalfayla (9) yang juga menjadi korban pembunuhan.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, kata Rosidah, Amel menginap di rumah Dianita sejak hari Minggu lalu.
Sebenarnya Rosidah sudah punya firasat. Beberapa hari lalu, dia bicara dengan Amel lewat telepon dan suara Amel terdengar seperti orang yang baru selesai menangis.
"Dia suka nginep dua minggu sekali suka di sini. Kemarin dia bermain dan menginap. Anak saya nginap sejak Minggu sekitar pukul 11.00 WIB dan terakhir komunikasi jam 14.00 siang, tapi pas saya telpon dia (Amel) habis nangis, saya tanya kenapa dia nggak jawab," kata Rosidah.
Setelah itu, Rosidah tak berhasil menghubungi anaknya, bakan Rosidah juga tak bisa menelepon Dianita. Sampai kabar duka pagi tadi.
"Tadi pagi saya datang, tapi tidak bisa dihubungi, kemarin juga. Saya hubungi, Gemma juga tidak bisa dihubungi," kata dia.
Sebelas korban ditemukan di dalam kamar mandi. Mereka ditumpuk. Enam orang meninggal dunia yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto, dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir.
Kemudian, lima korban yang selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Selain Amel dan Dianita, Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), kemudian dua supir bernama Yanto dan Tasrok (40) juga meninggal duia.
Kemudian, lima korban yang selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Jokowi Terima Restorative Justice, Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
-
Eggi Sudjana Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Jadi Jalan Damai Tanpa Pengadilan?
-
Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?
-
Jadi Alat Melakukan Tindak Pidana: Akun IG Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Dirampas Negara
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Mulai Dibahas DPR, Analis Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Sandera Lawan Politik
-
Dilantik Sebagai Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
-
KPAI Ungkap Modus Baru Perdagangan Anak: Jasa Keuangan hingga Adopsi Lintas Negara