News / Metropolitan
Selasa, 27 Desember 2016 | 20:10 WIB
Almianda Shafira, istri kedua Dodi Triono. Dodi korban pembunuhandi Pulomas [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Almianda Shafira benar-benar syok mengetahui kejadian yang baru saja menimpa suami, Dodi Triono, dan anaknya. Mereka menjadi korban pembunuhan sadis di rumah Jalan Pulomas Utara, RT 1, RW 12, nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Almianda yang merupakan istri kedua Dodi baru tahu kejadian itu dari tetangga.

"Dari warga, temen-temen warga, tadinya ada rencana rapat lalu saya langsung kesini ke RS," kata Almianda sambil menangis di Rumah Sakit Kartika, Pulomas.

Almianda kemudian menceritakan kenangan bersama anak ketiganya, Dianita Gemma Dzalfayla (9). Dianita menjadi satu dari enam orang yang meninggal.

"Terakhir anak saya saja bilang, mama I love you, kangen. Mama saya sudah belajar salat," kata Almianda.

Almianda terakhir kali berkomunikasi dengan Dianita dan Dodi pada Senin (26/12/2016) kemarin.

"Kemarin terakhir berkomunikasi dengan anak dan Pak Dodi. Saya juga lagi urus orangtua juga," kata dia.

Almianda mengaku selama ini jarang bertemu langsung dengan keluarga karena masing-masing memiliki kesibukan.

Sebelas korban ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi saling tumpang tindih. Enam orang meninggal dunia yakni Dodi Triono, Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto, dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir.

Kemudian, lima korban yang selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan wawancara saksi, polisi meyakini pelaku melancarkan aksi pada Senin (26/12/2016) sekitar jam 15.00 WIB.
 
Namun, polisi belum mau mengungkapkan apa motif dan berapa pelakunya.

Load More