Bisnis / Makro
Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB
Registrasi.Digital hadir untuk mempermudah industri event di Indonesia. (Dok: Askara Live)

Suara.com - Registrasi.Digital. merupakan platform pendaftaran atau registrasi acara terbaru yang mengusung teknologi kecerdasan otonom dan sistem keamanan tingkat tinggi, yang diklaim mampu mentransformasi kecepatan serta efisiensi birokrasi pendaftaran acara di tanah air.

Platform hasil karya PT. Alata Digital Promosindo ( Askara Live) ini dirancang dengan algoritma khusus yang memahami konteks dan alur pendaftaran secara mendalam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan acara yang dinamis. Hal ini memungkinkan penyelenggara acara (event organizer) membangun sistem registrasi yang cepat hanya dalam waktu 10 menit.

Chief Operating Officer (COO) Registrasi.Digital, Heni menegaskan,  peluncuran platform ini merupakan sebuah momen penting bagi transformasi digital industri kreatif di Indonesia. Selain mengedepankan kecepatan, platform Registrasi.Digital dibangun di atas infrastruktur keamanan yang kuat untuk menjamin perlindungan data setiap peserta.

"Ke depan, pertanyaan nya adalah bukan lagi sekadar berapa banyak peserta yang hadir, melainkan seberapa cepat dan akurat data peserta dapat di monitoring secara real-time. Dengan algoritma cerdas kami, proses yang dulu memakan waktu berhari-hari kini bisa selesai dalam hitungan menit," ujar Heni, Senin (7/5/2026).

Registrasi.Digital menawarkan kemudahan operasional tanpa memerlukan kemampuan pemrograman (low-code). Penyelenggara cukup memasukkan detail informasi acara di microsite yang tersedia, mengunggah desain key visual, dan langsung membagikan tautan kepada calon peserta.

Alur otomatisasi berlanjut saat peserta mengisi data, sistem secara instan akan mengirimkan undangan digital berisi QR Code melalui WhatsApp. Kode unik inilah yang nantinya menjadi tiket akses cepat untuk dipindai (scan) oleh staf di lokasi pada hari pelaksanaan acara.

Selain kemudahan pendaftaran mandiri, platform Registrasi.Digital dilengkapi fitur ticketing management untuk pengelolaan acara berbayar dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Hal ini membuat Registrasi.Digital sangat fleksibel untuk berbagai skala kegiatan, mulai dari pertemuan bisnis (MICE) hingga festival besar.

Heni menambahkan bahwa adopsi teknologi otonom kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keputusan strategis untuk menjaga relevansi di industri kreatif event di Indonesia.

"Registrasi.Digital adalah langkah menuju masa depan di mana kolaborasi manusia dan teknologi menciptakan efisiensi, kecepatan dan ketepatan serta inovasi tanpa batas," pungkasnya. ***

Baca Juga: Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN

Load More