Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan rasa senangnya setelah mengetahui bahwa warga Bukit Duri memenangkan gugatan atas surat peringatan penggusuran yang dilayangkan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui pemerintah kota administrasi Jakarta Selatan.
"Ya saya senang, (atas kemenangan yang diperoleh warga Bukit Duri)," kata Anies usai kampanye di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (6/1/2017).
Pasangan Sandiaga Uno itu berharap, kejadian itu menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dalam melakukan tindakan yang melibatkan masyarakat.
"Harus berdasarkam prinsip keadilan dengan prosedur yang benar. Kalau itu dilakukan, Insya Allah warga juga bahagia," ujar Anies.
Menurut dia, keputusan majelis hakim PTUN memenangkan gugatan warga Bukit Duri membuktikan bahwa dalam ini Pemprov DKI telah melakukan kesalahan.
"Kalau putusannya seperti itu, bagaimana kira-kira? Ya (pemprov DKI) salah dong," kata Anies.
Kamis (5/1/2017) kemarin Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, mengabulkan gugatan bersama warga Bukit Duri, Jakarta Selatan atas penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta di kampung mereka.
Atas putusan tersebut, majelis hakim meminta tergugat membayar ganti rugi sekaligus menyatakan kepemilikan tanah dan bangunan yang sah secara hukum bagi warga Bukit Duri.
Baca Juga: 8 Januari, Prabowo Panaskan Mesin untuk Menangkan Anies-Sandi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok