Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakoni juri kontes memasak dadakan saat kampanye di Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2017). Warga memintanya dadakan.
Ceritanya bermula saat Anies baru saja selesai salat Jumat di Masjid Jami' Al Amir, Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Dia langsung ke aula Asrama Polri yang terletak di belakang masjid. Di sana ada perlombaan memasak itu digelar.
"Selamat datang Pak Anies, silahkan langsung dicicipi makanannya satu persatu, dan dinilai kelompok mana yang pantas menjadi juara," kata pembawa acara itu.
Ada empat kelompok yang ikut dalam perlombaan tersebut. Masing-masing makanan siap santap dihidangkan di meja berbeda.
Anies terlihat menghampiri kelompok anggrek terlebih dahulu. Kemudian beralih ke kelompok melati, atrium, dan mawar. Ia terlihat hanya mencicipi sayur asem di masing-masing kelompok.
Setelah itu, ia kemudian dipersilahkan duduk di kursi depan dan memberi komentar atas semua makanan yang ia cicipi tadi.
"Biasanya kalo saya datang ke beberapa tempat, jarang-jarang langsung nyicip makanan. Tapi Alhamdulillah, nyampe sini saya langsung nyicipi makanan. Enak-enak lagi," kata Anies disambut tepuk tangan warga.
Menurut dia, semua kelompok pantas menjadi juara. Sebab, masakannya sama-sama enak.
"Sebetulnya semuanya juara ini bu. Sayur asamnya semuanya enak," ujar Anies.
Baca Juga: Warga Minta Digratiskan Sewa Rusun ke Anies Baswedan
Anies kemudian mempersilahkan MC untuk membacakan hasil penilaiannya.
"Juara 1 Anggrek. Juara 2 Melati, Juara 3 Mawar dan Juara 4 Atrium. Semua perwakilan silahkan ke depan," ujar MC.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman