Suara.com - Sebanyak 400 orang di Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok, Sumatera Barat masih terisolasi akibat banjir. Sebab banjir memutuskan jembatan gantung di tiga titik.
Camat Pantai Cermin Kabupaten Solok, Syaiful Anwar mengatakan warga yang terisolasi ada 90 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk sekitar 400 orang di tiga lokasi yaitu Surian Tigo Jorong Tambang, Jorong Kulemban Nagari Surian serta Muaro Sei Indarung Nagari Lolo.
"Warga yang terisolasi tersebut sudah dibantu makanan oleh pemerintah untuk sementara," katanya di Padang Aro, Sabtu (7/1/2016).
Dia menjelaskan ketiga daerah itu hanya di hubungkan oleh jembatan gantung tetapi karena curah hujan sejak tiga hari ini tinggi maka beberapa aliran sungai meluap dan menghanyutkan jembatan tersebut.
Saat ini, katanya warga yang terisolasi sangat membutuhkan bahan makanan sebab mereka tidak bisa keluar. Selain itu katanya, luapan sungai juga merusak tiga unit rumah warga di Sei Indarung.
"Sekarang kita masih melakukan pendataan dilapangan dan hujan juga sudah berhenti," katanya.
Sementara itu Wali Nagari Surian Edi Madrin mengatakan, warga yang terisolasi berada di Jorong Tambang sebanyak 55 KK dengan 215 jiwa dan Kulemban 17 KK 56 jiwa. Warga Sei Indarung Tesa mengatakan, rumah yang rusak tersebut merupakan rumah permanen.
Dia menjelaskan, dua unit sudah dibawa arus air dan semua barang-barang yang ada juga terbawa arus. Sedangkan satu lagi katanya, baru kebahagian tergerus air.
"Sementara penghuni rumah diungsikan ke posko utama," katanya.
Baca Juga: Banjir Kembali Merendam Kota Bima
Dia menambahkan, Paud yang sehari-hari tempatnya mengajar beruntung tidak dibawa derasnya arus sungai Sei Indarung. Sebelumnya anggota DPRD Solok Gusnadi mengatakan, pemerintah setempat harus bergerak cepat dalam menangani masalah banjir ini.
"Kita sudah koordinasi dengan Pemerintah setempat dan mendesak mereka supaya cepat menuntaskan permasalahan ini sehingga warga bisa beraktifitas kembali," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga