- Data PIHPS Bank Indonesia per 9 Juli 2026 mencatat fluktuasi harga komoditas pangan di pasar tradisional nasional.
- Harga bawang merah dan cabai merah mengalami penurunan signifikan, sedangkan cabai rawit tetap berada di level tertinggi.
- Harga protein hewani cenderung meningkat, sementara komoditas beras, gula pasir, dan minyak goreng tetap dalam kondisi stabil.
Suara.com - Harga rata-rata sejumlah komoditas pangan pokok nasional di tingkat pasar tradisional mencatatkan pergerakan yang bervariasi pada pertengahan pekan ini.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per Kamis (9/7/2026) pukul 10.30 WIB, tren penurunan harga melanda komoditas bawang merah dan beberapa jenis cabai, meski harga cabai rawit merah terpantau masih bertahan di level tertinggi.
Kelompok Bumbu Dapur dan Cabai Mengalami Koreksi
Komoditas bawang merah ukuran sedang hari ini tercatat turun sebesar 3,86 persen atau menyusut Rp1.850 menjadi Rp46.100 per kilogram. Penurunan yang lebih signifikan terjadi pada sektor cabai merah besar yang anjlok 4,24 persen (Rp2.195) ke level Rp49.700 per kilogram.
Sentimen penurunan ini diikuti oleh cabai merah keriting yang terkoreksi 2,64 persen atau berkurang Rp1.345 menjadi Rp49.700 per kilogram.
Sementara itu, pergerakan kontras terjadi pada kelompok cabai rawit:
- Cabai Rawit Hijau: Naik tipis 0,80 persen (Rp400) menjadi Rp50.600 per kilogram.
- Cabai Rawit Merah: Masih bertahan sebagai yang termahal di kelompoknya di level Rp61.450 per kilogram, meski hari ini sempat turun 2,77 persen (Rp1.750).
- Bawang Putih Ukuran Sedang: Bergerak naik tipis 0,11 persen (Rp50) menjadi Rp44.100 per kilogram.
Protein Hewani Merangkak Naik, Telur Ayam Melandai
Beralih ke kelompok protein hewani, mayoritas harga komoditas mengalami kenaikan tipis. Harga daging ayam ras segar naik 0,55 persen atau Rp200 menjadi Rp36.800 per kilogram.
Untuk komoditas daging sapi, daging sapi kualitas I merangkak naik 0,13 persen menjadi Rp150.450 per kilogram, dan daging sapi kualitas II meningkat 0,25 persen atau Rp350 menjadi Rp141.650 per kilogram.
Baca Juga: Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
Sebaliknya, harga telur ayam ras segar justru melandai dengan penurunan 0,34 persen (Rp100) ke posisi Rp29.050 per kilogram.
Beras, Gula Pasir, dan Minyak Goreng Cenderung Stabil
Sektor komoditas pangan pokok utama terpantau tidak mengalami banyak gejolak dan cenderung stabil. Untuk harga beras, rincian harganya adalah sebagai berikut:
- Beras Kualitas Bawah I & II: Dibanderol masing-masing Rp14.700 dan Rp14.500 per kilogram.
- Beras Kualitas Medium I & II: Berada di angka Rp16.350 dan Rp16.150 per kilogram.
- Beras Kualitas Super I & II: Dipatok seharga Rp17.650 dan Rp17.150 per kilogram.
Untuk komoditas gula pasir, varian kualitas premium masih tertahan di level Rp20.300 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal stabil di angka Rp19.050 per kilogram.
Terakhir, pada sektor minyak goreng, harga tipe curah tercatat sebesar Rp20.550 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan seharga Rp24.250 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek II dijual di angka Rp23.400 per kilogram.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp80.050/Kg
-
Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini
-
Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3
-
Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum
-
Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?
-
Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap
-
Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global
-
Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar
-
Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
-
Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang