Suara.com - Keluarga yakin Tri Ari Yani Puspo Arum menjadi korban pembunuhan. Mahasiswi Universitas Esa Unggul itu ditemukan meninggal secara tak wajar di kamar mandi kos Jalan Kebon Jeruk RT 8, RW 11, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (9/1/2017) sekitar jam 09.00 WIB.
"Apabila tersangka ketangkap, (hukumannya) setimpallah, kalau bisa sumur hidup, kalau dihukum mati keenakan, peraturan di Indonesia udah ada, paling lama hukumannya apa," kata kakak Puspo Arum, Indra Rizky, di rumah duka, Jalan Al Basroh, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017).
Indra percaya polisi dapat mengungkap kasus yang menimpa adiknya. Dia berharap polisi segera mengungkap latar belakang kejadian yang menimpa Puspo Arum.
"Yang mau aku tanya motifnya apa. Kalau cuma sekedar barang laptop, dompet, handphone-nya, terlalu mahallah, kalau ditukar nyawa, motif lainnya apa, infonya seperti itu, barang diambil, aku baru dengan- dengar saja, ada barang diambil," katanya.
Keluarga juga tidak mau berspekulasi mengenai motifnya.
"Kecurigaan dari keluarga, kami nggak tahu, siapa yang datang, itu kan kosan tempat umum, jadi kita nggak tahu siapa yang datang," kata Indra yang merupakan kontraktor.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi menduga dia korban pembunuhan karena di leher mahasiswi jurusan teknik industri angkatan tahun 2016 itu ditemukan luka tusuk.
Beberapa waktu yang lalu, jenazah Puspo Arum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dukuh, Kramatjati.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi