Suara.com - Anggota DPR Masinton Pasaribu mengatakan debat perdana tiga kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Jumat (13/1/2017) malam merupakan hal luar biasa. Katanya, apa yang ketiga paslon berikan begitu sempurna untuk bidangnya masing-masing.
"Jadi, semua nilainya sempurna, sempurna di bidang masing-masing. Nomor satu hapalannya sempurna dengan nilai 9, nomor dua, program kerjanya konkret dan rasional dan masuk akal nilai sembilan, nomor tiga, retorikanya sempurna, nilai sembilan," katanya saat ditemui usai debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai hanya pasangan nomor urut dua saja yang menjawab substansi debat pada malam hari ini. Sementara, kedua pasangan yang lainnya hanya beretorika.
"Debat ini pertama, bukan adu gagasan, tapi adu hafalan, adu retorika, tidak menguasai substansi. Bukan karena saya pendukung Basuki-Djarot, tapi secara objektif saya katakan, praktis hanya Pasangan Ahok-Djarotlah yang menguasai substansi dan materi, baik yang ditanyakan moderator maupun yang ditanyakan para kandidat," kata Masinton.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa hasil debat malam hari ini jelas sudah memberikan gambaran bagi warga DKI Jakarta. Dia yakin, warga akan memilih pasangan nomor urut dua, karena dinilai menjawab keinginan warga DKI dalam menjawab persoalan.
"Yang dibutuhkan rakyat Jakarta adalah yang konkret, mampu menata Jakarta, bukan hafalan apalagi retorika," tutupnya. (Niko)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office