Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia menyisakan dua pasangan pada nomor ganda putra dalam turnamen Malaysia Masters 2017 melalui pasangan Berry Angriawan/Hardianto dan Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido.
Berry/Hardianto memastikan langkahnya menuju ke perempat final dalam turnamen yang digelar di Sibu, Sarawak, Malaysia tersebut setelah calon lawannya, yaitu pasangan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro mengundurkan diri dari turamen di putaran kedua.
Mundurnya Ahsan/Rian dalam turnamen berlabel Grand Prix Gold tersebut karena Ahsan mengalami masalah di pinggang.
"Mundurnya Ahsan karena pinggang dia ada masalah jadi daripada semakin parah jika dipaksakan maka tim pelatih dan pemain sepakat untuk pasangan Ahsan/Rian mengundurkan diri," kata pelatih sektor ganda putra Herry Iman Pierngadi dalam pesan singkatnya pada Antara, Jumat.
Herry menyebut ini adalah penyakit lama yang dimiliki oleh atlet yang sebelumnya berpasangan dengan Hendra Setiawan tersebut dan kambuh dalam ajang ini.
"Waktu main di China Ahsan sudah merasakan sakit itu, ini penyakit lama yang kambuh lagi," ujarnya.
Dengan mundurnya Ahsan/Rian ini, Berry/Hardianto melangkah ke putaran delapan besar dan akan menantang pasangan Hong Kong Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald yang lolos setelah menang 21-14, 21-17 atas Arjun M.R/Ramchadran Shlok, asal India.
Sedangkan pasangan Indonesia lainnya, yaitu Hendra/Kido, melangkah ke perempat final setelah bermain tiga game melawan Mannu Attri/Reddy B. Sumeeth, asal India dengan skor 21-17, 18-21 dan 21-12. Hendra/Kido akan menghadapi penantangnya Yong Kai Terry Hee/Kean Hean Loh dari Singapura.
Sementara itu, nasib kurang beruntung datang dari pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka dipaksa takluk dari pasangan Jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko dalam pertarungan tiga game, 21-10, 11-21 dan 17-21. (Antara)
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur