Suara.com - Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, tegaskan usia bukan halangan untuk tetap tampil kompetitif. Bahkan, di usia yang mendekati 38 tahun, 16 Februari mendatang, Rossi merasa semangatnya tidak ada yang turun.
Sebaliknya, dia mengaku lebih semangat menyambut kompetisi MotoGP tahun ini. Hal itu disampaikannya dalam peluncuran motor Yamaha MotoGP 2017 di Madrid, Spanyol, Kamis (19/1/2017).
Sama seperti beberapa tahun sebelumnya, Rossi berharap targetnya meraih gelar juara dunia ke-10 bisa terwujud. Dia pun mengatakan, telah belajar dari kesalahan musim lalu.
"Tahun lalu saya punya kecepatan yang baik, juga kompetitif di banyak trek dan berbagai kondisi. Tapi, saya membuat beberapa kesalahan, kadang pula saya kurang beruntung," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
"Sangat penting untuk tidak berhenti bekerja dan tidak berhenti untuk tetap berkembang. Situasinya sama seperti musim lalu, tapi tahun ini harus bisa mengerjakan detail-detail yang lebih baik," tambah Rossi.
Musim lalu, The Doctor--julukan Rossi--menempati posisi runner-up di klasemen akhir MotoGP. Dia terpaut 49 poin dari salah satu rivalnya, Marc Marquez (Repsol Honda), yang meraih gelar juara dunia MotoGP ketiganya setelah mendulang 298 poin.
Bagi Rossi, hasil musim lalu jadi ketiga kalinya dia keluar sebagai runner-up. Di tahun 2014, dia juga kalah bersaing dengan Marquez. Sedangkan, semusim kemudian dia dikalahkan rekan setimnya yang kini hijrah ke Ducati, Jorge Lorenzo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT