Suara.com - Kurang dari tiga bulan lagi balapan motor paling sensasional di muka bumi, MotoGP, bakal digelar. Para pebalap dan tim pun mulai bersiap menghadapi kompetisi tahun ini yang diramal lebih ketat.
Adapun salah satu pebalap yang paling menarik perhatian terkait kiprahnya tahun ini, siapa lagi kalau bukan juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi.
Sorotan tersebut diantaranya berkaitan dengan faktor usia Rossi yang pada 16 Februari mendatang genap berusia 38 tahun. Untuk ukuran seorang pebalap, usia tersebut tentunya sudah sangat tua.
Tapi, banyak yang sangat berharap di usia tersebut, Rossi tetap bisa menampilkan kecepatannya menghadapi jajaran pebalap muda seperti Marc Marquez (Repsol Honda) dan Jorge Lorenzo (Ducati), dan tandem barunya di Yamaha, Maverick Vinales.
Ketiga pebalap itu digadang-gadang memang jadi rival terberat pebalap kelahiran Urbino, Italia, pada kompetisi balap 'kuda besi' tahun ini.
Pada kompetisi tahun ini sendiri, Rossi berpeluang mengukir sejarah baru. Dia hanya butuh satu kemenangan pada musim ke-18-nya di kelas MotoGP untuk menjadi pebalap tertua yang memenangi balapan MotoGP.
Sejarah itu saat ini masih dipegang pebalap Australia, Troy Bayliss. Kala itu, Bayliss mengukirnya pada usia 37 tahun 213 hari ketika memenangi balapan Grand Prix Valencia tahun 2006 bersama Ducati.
Saat Rossi memenangi balapan terakhir di GP Catalunya tahun lalu--5 Juni 2016--ketika itu dia mencatatnya pada usia 37 tahun 110 hari; pebalap kedua tertua yang memenangi balapan MotoGP.
Baca Juga: Persiba Selangkah Lagi Dapatkan Pelatih Berkebangsaan Jerman Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta