Suara.com - Dua oknum TNI dari Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan Praka AK dan Praka AA yang terlibat narkoba dikeluarkan dari rumah dinas.
Hal tersebut dikatakan Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letkol Arm Heri Pujianto, saat memimpin Apel Luar Biasa Anggota Prajurit Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumagan di Lapangan Apel Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang Medan, Senin (23/1/2017).
oknum prajurit yang membuat jelek nama satuan yaitu Praka AK dan Praka AA yang teribat dengan narkoba.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/1/2017) pukul 23.30 WIB. Mereka tertangkap saat razia Denpom Medan yang dipimpin Kapten Cpm Keriadi beserta 17 personel Pomdam I/BB di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Mangkubumi Medan.
"Dua orang anggota itu telah dilakukan pemeriksaan urine. Keduanya positif menggunakan narkotika jenis ekstasi," ujar Letkol Arm Heri.
Dari keterangan kedua oknum TNI itu, mereka menggunakan ekstasi dengan dibagi dua untuk dua orang.
"Kedua orang prajurit tersebut masih dalam proses di Denpom Medan untuk proses lebih lanjut," ucapnya.
Danyon mengatakan, prajurit harus dapat menjaga nama satuan dan keluarga Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan yang sudah baik. Padahal, telah berulang kali disampaikan kepada seluruh prajurit, untuk pelanggaran narkoba hukuman pemecatan dan keluar dari rumah dinas. Namun, prajurit masih saja melakukan pelanggaran tersebut, dan tidak mau mendengarkan apa yang disampaikan.
Danyon meminta maaf kepada keluarga Praka AK dan Praka AA, yang harus dengan terpaksa dikeluarkan dari rumah dinas Yon Armed 2/105 Kilap Sumagan karena sudah merupakan ketentuan hukum yang berlaku TNI AD.
Baca Juga: Diduga Pakai Narkoba, Polisi Grebek Sekda di Hotel
"Saya selaku komandan masih sayang kepada keluarga prajurit semua, tetapi prajurit membuat pelanggaran juga tidak sayang pada dirinya dan keluarganya yang akan menanggung derita. Anak-anak kita tidak tahu apa-apa karena mereka masih polos, tetapi kita juga yang membuat sengsara," kata Letkol Arm Heri. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua