Suara.com - Tak kurang tiga minggu lagi atau tepatnya 16 Februari mendatang, Valentino Rossi akan genap berusia 38 tahun. Untuk ukurang pebalap, usia semacam itu tentu sudah sangat tua.
Rossi juga sadar kiprahnya di dunia balap motor sudah tak akan lama lagi. Dia pun kini mulai berpikir tentang masa depan yang ingin dilakukannya seusai pensiun dari lintasan MotoGP.
Setidaknya ada dua rencana besar Rossi di masa mendatang. Pertama adalah turun di Reli Dakar. Berikutnya mengikuti ajang uji ketahanan mobil 24 Hours of Le Mans.
"Satu impian yang ingin saya lakukan di masa depan adalah turun di Dakar. Tapi, itu sangat-sangat sulit, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik," kata Rossi.
"Tentunya saya akan melakukannya dengan menggunakan mobil, karena kalau menggunakan motor sangat berbahaya (risikonya)," lanjut juara dunia MotoGP tujuh kali ini.
"Saya lebih berkonsentrasi turun di balapan 24 Hours of Le Mans. Itu misi pertama saya, karena saya mengenal treknya dengan baik. Jadi, ketika saya pensiun dari balapan motor, saya bisa lebih banyak waktu dengan balap mobil," pungkasnya.
Meski lebih banyak menghabiskan kariernya di dunia balap motor, Rossi bukan tak pernah menjajal balapan mobil. Pada pertengahan 2000-an dia pernah menjajal mobil Formula 1 milik tim Ferrari.
Selain itu, selama beberapa musim, mantan kekasih Linda Morselli ini pernah mengikuti Kejuaraan Dunia Reli. Jadi, jikapun dia memutuskan pindah ke arena balap mobil, maka itu tidak akan jadi transisi besar untuknya. (Road and Track)
Baca Juga: Berkas Buni Yani Telah Rampung Diperbaiki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT