Suara.com - 'Perang Saudara' sesama wakil Indonesia warnai pertandingan babak kedua tunggal putri India Open Grand Prix Gold 2017. Dalam hal ini, Gregoria Mariska akan menghadapi rekannya di pelatnas PBSI, Dinar Dyah Ayustine, Kamis (26/1/2017).
Ini merupakan pertama kedua pemain. Bila menilik dari segi peringkat, Dinar jauh lebih unggul dari Gregoria, dengan menempati peringkat 37 dunia. Sedangkan, Gregoria berada di peringkat 120 dunia.
Selain Dinar dan Gregoria, wakil tunggal putri Merah Putih lainnya yang juga lolos ke babak kedua, yakni Fitriani. Unggulan keempat itu lolos ke babak kedua setelah bermain tiga game melawan Rasija Raje (India), 14-21, 21-12, 21-7.
Di babak kedua hari ini, Fitriani kembali dihadapkan dengan wakil dari India, Ira Sharma. Terkait laga ini, Fitriani mengungkapkan fokus pada pemulihan fisik.
Pasalnya, laga yang berlangsung selama tiga game melawan Raje, kemarin, pastinya telah mengurasi energinya.
"Saya harus menjaga kondisi untuk pertandingan selanjutnya, lebih fokus dan lebih siap lagi," ungkap peraih medali emas tunggal putri PON Jawa Barat 2016 ini.
"Targetnya sih ingin masuk semifinal, tetapi saya mau fokus satu demi satu pertandingan dulu. Semoga saya bisa tampil maksimal di turnamen ini dan mengeluarkan kemampuan saya," beber Fitriani.
Sementara itu, satu tunggal putri Indonesia lainnya, Hanna Ramadini lolos ke perempat final. Di babak kedua, Hanna menyingkirkan perlawanan Aakarshi Kahsyap (India) dengan skor 21-16 dan 21-12.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara