Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia bersiap turun di ajang Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2017. Kejuaraan ini bakal digelar Ho Chi Minh, Vietnam, 14-19 Februari 2017.
Ajang ini sendiri baru pertama kali diadakan. Sebelumnya hanya ada kejuaraan Asia beregu putra dan putri dengan format Piala Thomas dan Uber yang dimainkan dua tahun sekali tiap tahun genap, bersamaan dengan turnamen bergengsi beregu Piala Thomas dan Uber.
Pada tahun 2016, tim bulutangkis putra Indonesia menjadi kampiun di Kejuaraan Beregu Asia yang kala itu diadakan di Hyderabad, India.
Kejuaraan Beregu Campuran Asia dimainkan di tahun ganjil, sama dengan penyelenggaraan kejuaraan Piala Sudirman. Kejuaraan ini juga bisa dibilang ajang pemanasan menuju Piala Sudirman 2017 di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei mendatang.
Tim Indonesia tak menurunkan kekuatan penuh di ajang ini. Di sektor tunggal putra dan tunggal putri, pemain pelapis seperti Firman Abdul Kholik dan Gregoria Mariska mendapat kesempatan untuk mewakili tim Indonesia.
"Sesuai dengan kebijakan PBSI, kami ingin memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda sebagai pembuktian bahwa mereka juga patut diperhitungkan," kata Lius Pongoh, manajer tim Indonesia, dalam keterangan elektronik yang diterima Suara.com, Rabu (25/1/2017).
"Kalau melihat daftar unggulan dan materi pemain, mestinya target minimal semifinal, tetapi kami inginnya sih juara," komentarnya saat ditanya soal target tim Indonesia.
Lebih jauh, Lius menjelaskan tidak ada program khusus yang disiapkan untuk menghadapi kejuaraan ini. Program latihan dilakukan seperti biasanya.
"Sampai hari ini masih latihan normal seperti biasa dan tidak ada yang khusus," jelas mantan pebulutangkis nasional era 1980-an yang kini menjabat sebagai Kasubid Pelatnas PP PBSI ini.
Berikut daftar susunan pemain inti tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2017:
Tunggal Putra: Muhammad Bayu Pangisthu, Firman Abdul Kholik
Tunggal Putri: Hanna Ramadini, Gregoria Mariska
Baca Juga: Datangkan Pelatih Asing, PASI: Dia Itu Pep Guardiola-nya Atletik
Ganda Putra: Angga Pratama, Ricky Karanda Suwardi, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ade Yusuf
Ganda Putri: Anggia Shitta Awanda, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Tiara Rosalia Nuraidah, Rizki Amelia Pradipta
Ganda Campuran: Tontowi Ahmad, Gloria Emanuelle Widjaja, Alfian Eko Prasetya, Annisa Saufika
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel