Suara.com - Pebulutangkis kenamaan Indonesia, Hendra Setiawan, bersiap jalani debut sebagai atlet profesional di ajang India Grand Prix Gold di Lucknow, India, 24-29 Januari 2017.
Seperti diketahui, peraih emas Olimpiade 2008 Beijing bersama Markis Kido ini memutuskan keluar dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI per 1 Desember 2016.
Pebulutangkis spesialis ganda putra tersebut memutuskan keluar dari pelatnas untuk mencoba tantangan baru dengan mengambil jalur profesional.
Sementara itu, di ajang India Grand Prix Gold, Hendra berpasangan dengan pebulutangkis Malaysia, Boon Heong Tan. Mereka diunggulkan di tempat kelima.
Di babak pertama, Hendra/Boon sudah ditunggu pasangan tuan rumah, Munawar Mohammed/Vishnura Rajendran. Di atas kertas, Hendra/Boon masih bukan tandingan pasangan yang juga masih baru tersebut.
Sepanjang kariernya di pelatnas, Hendra telah meraih berbagai gelar bergengsi. Selain emas Olimpiade 2008, Hendra juga tercatat tiga kali jadi juara dunia.
Pertama di tahun 2007, berpasangan dengan Kido. Sedangkan dua gelar berikutnya diraih saat berpasangan dengan Mohammad Ahsan; 2013 dan 2015.
Pada ajang yang berhadiah total 120 ribu dolar AS (sekitar Rp1,6 miliar) ini, di sektor ganda putra, Indonesia diwakili Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Hendra Tandjaya/Androw Yunanto.
Baca Juga: Dugaan Suap Rolls-Royce, KPK Juga Periksa Istri Eks Dirut Garuda
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
-
Suara.com dan PLN Kupas Tuntas Kendaraan Listrik di Jabar, Ini Fakta Terbarunya