Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan berharap mantan koleganya di PAN, Patrialis Akbar, tabah menghadapi perkara hukumnya. Secara pribadi, Taufik mengaku prihatin atas apa yang menimpa Patrialis.
Diketahui, Patrialis telah dijadikan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap penanganan permohonan uji materi UU Nomor 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Yang pasti, kita mengharapkan semuanya dalam ketabahan. Insyaallah, Allah akan berikan jalan yang terbaik," kata Taufik di DPR, Jakarta, Jumat (27/1/2017).
Wakil Ketua DPR ini pun menyerahkan proses hukum tersebut kepada KPK. Dia meyakini KPK bisa memproses perkara hukum ini dengan baik.
Lebih jauh, Taufik mengatakan bahwa Patrialis sudah meninggalkan PAN selama hampir lima tahun. Menurutnya, Patrialis mundur dari kekaderan PAN lantaran di dalam undang-undang disebutkan orang yang menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak boleh terkait dengan partai politik.
Di sisi lain, Taufik berpendapat bahwa dengan jabatannya yang sekarang, Patrialis tidak akan bertindak bila tidak sesuai dengan undang-undang.
"Dan saya pikir, Pak Patrialis sekarang sudah jauh dari hal-hal yang tidak sesuai dengan undang-undang," tandas Taufik lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Eks Dirut Pertamina Ungkap Keuntungan PT PIS Tembus Rp9 Triliun Saat Dipimpin Yoki Firnandi
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku