Agus Harimurti Yudhoyono kampanye di Cipinang [suara.com/Erick Tanjung]
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, tidak terganggu dengan dua kasus yang tengah ditangani Bareskrim Polri. Dua kasus tersebut yakni dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Fauz di kantor wali kota Jakarta Pusat dan kasus dana hibah Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta. Dalam dua kasus ini, Sylviana menjadi saksi.
"Walaupun mereka mencoba mengganggu, tapi kami tetap pada semangat perjuangan. Karena yang kami perjuangkan adalah rakyat Jakarta yang benar-benar ingin perubahan untuk kota ini," kata Agus usai kampanye di RW 4, Kelurahan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (30/1/2017).
Putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakini warga Jakarta tidak akan terpengaruh oleh dua kasus tersebut.
Agus menyatakan akan memaksimalkan sisa waktu untuk kampanye sebaik-baiknya dalam menarik dukungan warga.
"Warga Jakarta sudah sangat cerdas melihat situasi politik saat ini. Saya akan terus berjuang dengan strategi-strategi terbaik untuk memenangkan pikiran dan hati masyarakat dimanapun," ujar dia.
Petinggi partai pendukung Agus dan Sylviana, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Didik Mukrianto, meminta Bareskrim Polri bersikap netral dalam menangani kasus tersebut.
"Kami melihat proses hukum di satu sisi harus kita jaga agar hukum itu on the track pada kepentingan hukum bukan kepentingan di luar hukum. Kita juga mengingatkan aparat penegak hukum khususnya Polri agar tetap netral dalam kompetisi politik termasuk pilkada ini," kata Didik di DPR.
"Walaupun mereka mencoba mengganggu, tapi kami tetap pada semangat perjuangan. Karena yang kami perjuangkan adalah rakyat Jakarta yang benar-benar ingin perubahan untuk kota ini," kata Agus usai kampanye di RW 4, Kelurahan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (30/1/2017).
Putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meyakini warga Jakarta tidak akan terpengaruh oleh dua kasus tersebut.
Agus menyatakan akan memaksimalkan sisa waktu untuk kampanye sebaik-baiknya dalam menarik dukungan warga.
"Warga Jakarta sudah sangat cerdas melihat situasi politik saat ini. Saya akan terus berjuang dengan strategi-strategi terbaik untuk memenangkan pikiran dan hati masyarakat dimanapun," ujar dia.
Petinggi partai pendukung Agus dan Sylviana, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Didik Mukrianto, meminta Bareskrim Polri bersikap netral dalam menangani kasus tersebut.
"Kami melihat proses hukum di satu sisi harus kita jaga agar hukum itu on the track pada kepentingan hukum bukan kepentingan di luar hukum. Kita juga mengingatkan aparat penegak hukum khususnya Polri agar tetap netral dalam kompetisi politik termasuk pilkada ini," kata Didik di DPR.
Sylviana dan Agus diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.
Anggota Komisi III DPR juga meminta Bareskrim Polri menangani Sylviana dengan arif.
"Jadi jangan sampai ada anggapan penegakan hukum mempolitisi diri di dalam penegakan hukumnya. Kita ingatkan polisi untuk menegakkan hukum dan tidak boleh mengintervensi keputusan politik," ujarnya.
Didik mengatakan akan menanyakan dua kasus tersebut kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Komisi III sudah mengagendakan raker dengan kepolisian, kita juga ijin meminta kepastian dan kesiapan polisi mengawal pilkada berjalan lancar dan demokratis tanpa harus mengintervensi dirinya di dalam kepentingan Pilkada pastinya secara umum seluruh pilkada di Indonesia," kata dia.
Anggota Komisi III DPR juga meminta Bareskrim Polri menangani Sylviana dengan arif.
"Jadi jangan sampai ada anggapan penegakan hukum mempolitisi diri di dalam penegakan hukumnya. Kita ingatkan polisi untuk menegakkan hukum dan tidak boleh mengintervensi keputusan politik," ujarnya.
Didik mengatakan akan menanyakan dua kasus tersebut kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Komisi III sudah mengagendakan raker dengan kepolisian, kita juga ijin meminta kepastian dan kesiapan polisi mengawal pilkada berjalan lancar dan demokratis tanpa harus mengintervensi dirinya di dalam kepentingan Pilkada pastinya secara umum seluruh pilkada di Indonesia," kata dia.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam