Tim Pemenangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno akan melaporkan seorang netizen ke pihak kepolisian atas unggahan meme Sandiaga Uno yang dinilai menghina calon wakil gubernur DKI Jakarta Nomor urut 3 itu. Lewat akun twitternya, @nongandah, dirinya menggugah foto Sandiaga Uno saat mengancungkan tiga jari khas paslon nomor urut tiga. Hanya saja, @nongdah menambahkan jari telunjuk sehingga membentuk simbol yang tidak senonoh.
Atas perbuatan “usilnya”, Koordinator INSIDER (Anies-Sandi Digital Volunteer), Anthony Leong bertekad membawa sang netizen ke meja hijau.
“Kami akan adukan yang bersangkutan kepada pihak kepolisan sesuai UU ITE pasal 27, ayat (3) tentang ketentuan penghinaan dan pencemaran nama baik,” kata Anthony di Jakarta, Rabu (1/2/2017).
Dirinya sangat meyayangkan sikap netizen tersebut yang tidak mencerminkan perilaku sebagai netizen yang cerdas. Dikatakannya, ini juga salah satu bentuk kampanye hitam (black campaign) untuk menjatuhkan Sandiaga Uno dengan membuat lelucon kasar.
“Apa value nya dari membuat lelucon seperti itu selain berusaha untuk menjatuhkan? Harus ada sanksi tegas bagi para okunum yang menghalalkan black campaign seperti ini,” kata Pakar Digital Marketing dan Media Sosial itu.
Lebih lanjut, Anthony selalu mengingatkan kepada tim pendukung paslon nomor urut 3 untuk tidak terpancing membalas atau melakukan kampanye terselubung dengan menjatuhkan lawan.
“Kami selalu mengimbau kepada tim pendukung dan relawan untuk mengedepankan demokrasi sejuk. Jadi, sejak awal kampanye kita hanya fokus mensosialisasikan program dan gagasan bukan menjelekkan pasangan calon lain untuk menjaring dukungan,” tutup Anthony yang juga Fungsionaris HIPMI itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto