Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yakinkan warga Jakarta untuk memilih pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Dia mengibaratkan Anies dan Sandiaga sebagai ksatria dalam kisah Baratayuda.
"Pemimpin itu bisa juga dilihat dari tampangnya. Kalau Anies dan Sandi ini, tampang boleh lah. Kelihatan bahwa mereka berdua orang baik dan bersahaja," kata Prabowo di Prisma Sport, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2017).
Dia mengibaratkan pilkada Jakarta seperti perang Baratayuda, pertentangan kebenaran dan kebaikan, antara Pandawa dan Kurawa.
"Ini mungkin kira-kira Yudistira (Anies) kalau ini Arjuna (Sandiaga). Orangnya cakep gitu kan, berwibawa. Kelihatan kalau mereka ini membawa kebenaran," ujar Prabowo.
Sedangkan keluarga Kurawa, kata Prabowo, wajahnya identik dengan wajah seram. Besar dan bertaring. Namun dia tidak menyebutkan pasangan mana yang dia maksud sebagai Kurawa.
Prabowo juga bercanda soal keinginannya menyerupai sosok Gatotkaca, putra salah satu anggota Pandawa, Bima.
"Aku dari dulu pengen punya kumis biar mirip Gatotkaca," ujar Prabowo disambut tawa hadirin.
Dia kemudian mempromosikan pasangan nomor tiga sebagai orang-orang sukses di bidangnya masing-masing.
"Pak Anies sukses di bidangnya. Menteri. Rektor. Gagasannya cemerlang. Pak Sandiaga, berprestasi sebagai pengusaha. Di negeri ini tidak mudah jadi orang sukses," kata Prabowo.
Pilkada Jakarta akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017. Saat ini, masih masanya kampanye, yang sudah dimulai sejak 28 Oktober 2016 dan akan berakhir pada 11 Februari 2017.
Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur mengikuti bursa pilkada. Pertama, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Kedua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang mendapat dukungan dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem.
Ketiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.
Berita Terkait
-
Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI
-
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
-
Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria
-
Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK