Dua perempuan berinisial N (49) dan D (32) harus berurusan dengan Kepolisian Sektor Senen, Jakarta Pusat. Keduanya ditangkap karena ketahuan mencuri sebuah dompet milik Dewi (35) di Pasar Paseban, Senen, Jakarta Pusat.
Kapolsek Senen, Komisaris Polisi Indra Tarigan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis, (2/2/2017) siang.
"Ini mereka hanya modus datang ke Pasar Paseban, tujuannya bukan mau belanja," kata Indra kepada wartawan, Jumat (3/2/2017).
Indra menceritakan ketika D dan N sudah tiba di Pasar Paseban, keduanya mulai beraksi mencari korban. Saat itu Dewi sedang menawar barang dengan penjual. Tanpa disadarinya, tas miliknya sudah terbuka.
"Melihat ada korban membuat keduanya berani melancarkan aksi. D ini berperan sebagai eksekutor dompet," ujar Indra.
Ketika Dewi ketika ingin membayar saat berbelanja, ternyata dompetnya sudah tidak ada. Disaat itulah, Dewi melihat D tengah berlari.
"Korban merasa curiga lihat pelaku D yang berlari. Akhirnya pelaku diteriaki copet sama korban. Pelaku D ingin kasih dompet sama pelaku N, ternyata keburu sudah ditangkap warga," ujar Indra.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, kedua pelaku sebenarnya bukan spesialis mencuri. Namun karena kondisi perekonomian mereka yang sulit, keduanya akhirnya nekat melakukan aksi pencopetan dompet.
"Kedua pelaku ini yang begituan hanya sekedar masalah perut, mereka nekat karena lapar bukan sebagai profesi. Dapur mereka tidak ngebul," ujar Indra.
Baca Juga: Sebagian Pedagang Pasar Senen Dulunya Copet dan Pemabuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan