Ilustrasi Firza Husein. (Suara.com)
Penyidik Polda Metro Jaya masih mencocokkan barang pribadi Firza Husein yang disita di rumahnya dengan barang-barang yang terlihat dari foto-foto tak senonoh yang beredar di media sosial.
Barang yang sedang dianalisis meliputi seprei, bantal, guling, sarung bantal, dan televisi.
"Hari ini kami sedang periksa (ahli) antropomerti yang melihat tubuh secara fisik, kita melihat apakah konten yang ada itu betul jadi kita lihat itu. Kita sesuaikan dengan apa yang ada di konten tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (3/2/2017).
Selain itu, penyidik juga melibatkan ahli digital forensik untuk meneliti rekaman suara, chat sex, dan foto yang dikait-kaitkan dengan Firza.
"Kita akan memastikan apakah foto yang beredar yang di konten atau dia kan itu sesuai dengan TKP atau di rumahnya. Kemarin sudah menyita ada seprai, bantal, TV yang semuanya sesuaikan. Apakah sama dengan yang beredar di media sosial," kata Argo.
Total saksi yang telah diperiksa penyidik sampai hari ini sebanyak delapan orang yang terdiri dari dua saksi ahli dan enam saksi.
Polisi telah meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan. Saat ini, status Firza masih menjadi terperiksa.
Polisi juga berencana memanggil pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab untuk dimintai keterangan dalam kasus chat sex.
Baik Firza maupun Rizieq menegaskan bahwa mereka telah difitnah lewat konten yang viral di media sosial dengan menyebut ada skandal selingkuh.
Barang yang sedang dianalisis meliputi seprei, bantal, guling, sarung bantal, dan televisi.
"Hari ini kami sedang periksa (ahli) antropomerti yang melihat tubuh secara fisik, kita melihat apakah konten yang ada itu betul jadi kita lihat itu. Kita sesuaikan dengan apa yang ada di konten tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (3/2/2017).
Selain itu, penyidik juga melibatkan ahli digital forensik untuk meneliti rekaman suara, chat sex, dan foto yang dikait-kaitkan dengan Firza.
"Kita akan memastikan apakah foto yang beredar yang di konten atau dia kan itu sesuai dengan TKP atau di rumahnya. Kemarin sudah menyita ada seprai, bantal, TV yang semuanya sesuaikan. Apakah sama dengan yang beredar di media sosial," kata Argo.
Total saksi yang telah diperiksa penyidik sampai hari ini sebanyak delapan orang yang terdiri dari dua saksi ahli dan enam saksi.
Polisi telah meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan. Saat ini, status Firza masih menjadi terperiksa.
Polisi juga berencana memanggil pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab untuk dimintai keterangan dalam kasus chat sex.
Baik Firza maupun Rizieq menegaskan bahwa mereka telah difitnah lewat konten yang viral di media sosial dengan menyebut ada skandal selingkuh.
Komentar
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam