Suara.com - Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah mengatakan masih ada empat orang dari lembaganya yang dijadwalkan bersaksi di sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dia takut dan khawatir empat orang tersebut bakal bernasib seperti Ketua MUI Ma'ruf Amin.
"Kita akan ada saksi empat orang, nah apa mereka ini juga akan diperlakukan seperti itu," katanya di Warung-warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2017).
Menurut Ikhsan, dalam sidang sebelumnya, Ma'ruf diperlakukan sangat tidak sopan oleh Ahok dan tim penasehat hukumnya. Dia menilai Ma'ruf terkesan disudutkan.
"Sudah ditekan, dan Ma'ruf Amin menyatakan tidak, tapi malah diancam," katanya.
Karenanya, dia berharap agar peraturan di pengadilan harus diubah. Jangan sampai, kata Ikhsan, saksi lain dari MUI diperlakukan seperti seorang pesakitan.
"Hadir tujuh jam memberikan kesaksian dan ada 22 orang pengacara semuanya menananyakan, kecuali dua orang, semuanya pengen nanya, ini kan aneh. Makanya perlu ada aturan lagi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana