Suara.com - Di media sosial, saat ini sedang beredar informasi yang menyebutkan pasukan elit Tentara Nasional Indonesia sedang bergerak ke Megamendung, Bogor Jawa Barat, untuk menghadang anggota polisi.
Menurut informasi tersebut anggota Komando Pasukan Khusus tengah menjaga pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.
Melalui akun Twitter resmi, Pusat Penerangan TNI @Puspen_TNI membantah informasi tersebut. Puspen TNI menegaskan informasi itu palsu.
"Bila ada info yg sebutkan bhw ada 12 prajurit Kopasus menjaga Habib Rizieq dan mengadang polisi dipastikan itu HOAX!" tulis @Puspen_TNI.
Info yang beredar di Twitter sejak sore tadi menyebutkan: Breaking news: Ada indo pasukan elit TNI bergerak ke Mega Mendung menghadap polisi. Allohu Akbar, Takbir!
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa yang pertamakali mengunggah info tersebut.
Puspen TNI mengimbau masyarakat jangan lekas percaya dengan informasi-informasi yang bertebaran di media sosial, apalagi yang sifatnya ingin membenturkan satu pihak dengan pihak lain serta bermuatan SARA.
Info tersebut muncul tak lama setelah Rizieq menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan mendiang Presiden Sukarno di Polda Jawa Barat.
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan