Suara.com - Ketua MPR, Zulkifli Hasan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 79 di Jalan Nusa Indah Raya, Kompleks Cipinang Indah, Jakarta Timur, Rabu (15/2/2017).
Menurut pengamatan Suara.com, Zulkifli datang bersama istri, Soraya Mohamad.
Kedatangan Zulkifli yang mengenakan kemeja biru langsung disambut awak media yang mengabadikan dirinya saat mencoblos di bilik suara.
Usai menggunakan hak pilihnya, Zulkifli meminta semua masyarakat menggunakan hak pilihnya dan tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan.
"Saya berharap semua lancar. Pilihan gubernur boleh beda, tapi tetap jaga persatuan. Siapapun yang dipilih harapan saya melayani rakyat, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Pilih sesuai hati nurani, dan jaga persatuan," ujar Zulkifli.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu menambahkan, gubernur dan wakil gubernur yang terpilih nantinya bisa melayani masyarakat kota Jakarta dengan sebaik-baiknya, sesuai perundang-undangan yang berlaku.
"Siapapun yang terpilih yang diberi amanah rakyat yang berdaulat, itu melayani rakyat negara sesuai peraturan perundang-undangan," kata dia.
Zulkifli menjelaskan proses dirinya sebelum menentukan pilihan. Dia mengatakan terlebih dahulu melakukan Shalat Dhuha.
Di samping itu, Zulkifli memprediksi Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran.
Baca Juga: FPI Jaga TPS Habib Rizieq Melebihi Pengawalan TPS Presiden Jokowi
"Saya kira dua putaran," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan