Suara.com - Satu dari dua terduga pelaku pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, berhasil diamankan polisi Malaysia, Rabu (15/2/2017).
Seperti dilansir laman theSun, pelaku yang diketahui seorang perempuan warganegara Vietnam tersebut ditangkap oleh detektif di bandara Internasional Kulala Lumpur (KLIA) sekira pukul 9 pagi waktu setempat.
Diberitakan malaysiakini.com, setelah membunuh Jong Nam, pelaku yang diperkirakan berumur 20 tahunan tersebut menginap di hotel Bandar Baru Salak Tinggi. Saat ini, polisi masih memburu lima terduga pelaku lain, salah satunya adalah perempuan. Polisi juga telah menahan sopir taksi yang mengantar pelaku.
Deputi Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Noor Rashid Ibrahim mengatakan kepada theSun jika sopir taksi tadi sama sekali tak terkait dengan rencana pembunuhan Jong Un.
"Setelah melihat rekaman CCTV bandara, polisi kemudian menahan sopir taksi," kata seorang sumber yang tak disebut identitasnya.
"Waktu itu, Kim berada di lobi bandara dan bersiap-siap masuk ke terminal keberangkatan saat dua orang perempuan mendadak mendekatinya. Seorang dari mereka menyemprotkan racun, lainnya membekap mulutnya dengan sapu tangan selama 10 detik," lanjutnya.
Paling baru, kepolisian Malaysia merilis identitas perempuan Vietnam yang diduga kuat pembunuh Jong Nam. Dari keterangan resmi polisi diketahui pelaku bernama Doan Thi Huong, kelahiran 31 Mei 1988 di kota Nam Dinh. Thi Huong ditangkap di KLIA 2 sekira pukul 08.20 waktu setempat. (theSun/malaysiakini.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru