Suara.com - Kalimat terakhir yang terucap dari bibir Kim Jong Nam sebelum terbunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, akhirnya terungkap.
Seperti diberitakan The Star, Jumat (17/2/2017), Sumber mereka di Kepolisian Diraja Malaysia mengungkapkan kalimat terakhir Kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un tersebut, yang juga mengindikasikan dirinya merasakan sakit luar biasa.
"Sangat sakit, sangat menyakitkan, saya disemprot cairan (very painful, very painful, I was sprayed liquid)," kata Kim Jong Nam memakai Bahasa Inggris, sebelum meninggal dunia.
Setelah mengucapkan kalimat tersebut kepada seorang petugas gerai pelayanan bandara, Jong Nam hanya mampu melenguh, tak lagi mampu berkata-kata.
Petugas bandara itu lantas memanggil polisi yang bertugas di sekitarnya untuk membawa Jong Nam ke klinik bandara yang berada di lantai tiga.
Sesampainya di klinik, Jong Nam sudah tak sadarkan diri. Oleh dokter klinik, ia secara cepat dirujuk ke Rumah Sakit Putrajaya.
Namun, guratan takdir Jong Nam berkata lain. Ia meninggal saat dibawa ke klinik tersebut.
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Aisyah Pembunuh Kakak Kim Jong Un dari Angke
-
Malaysia Diminta Buka Akses Konsuler RI di Kasus Aisyah
-
JK: Siti Aisyah Pasti Sudah Hilang Kalau Benar Jadi Agen Rahasia
-
Aisyah Terjerat Pembunuhan Tingkat Tinggi, Kemlu Datangi Rumahnya
-
Indonesia Janji Bantu WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam, Aisyah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin