Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto. [Suara.com/Dian Rosmala]
Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan menggelar konsolidasi untuk menghadapi putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Dalam acara tersebut, PDIP menyoroti masih banyaknya warga Jakarta yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Salah satu yang membuat masyarakat sulit memilih yaitu persoalan teknis administratif penyelenggara pilkada. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan hak memilih seseorang di Pilkada sudah dijamin oleh konstitusi.
"Hak memilih, merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi," kata Hasto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2).
Selain itu, Ketua DPP Bidang Organisasi PDI Perjuangan yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginginkan agar adanya pendataan ulang data pemilih di putaran kedua nanti.
"Minimal KPUD mendata ulang pemilih terutama di TPS yang warganya banyak tidak bisa menggunakan hak pilih. Di satu sisi kami ingin mendorong pemerintah agar partisipasi masyarakat dalam memilih itu meningkat," ujar Djarot.
Di sisi lain Wakil Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengingatkan jangan sampai ada lagi warga negara yang tidak bisa memilih di putaran kedua pilkada DKI Jakarta karena masalah teknis penyelenggara.
"Yang penting bagi kami adalah hak konstutional, hak yang tak boleh dihilangkan begitu saja. Ini yang harus dihormati, kalau dia mau mencoblos siapa, itu hak mereka. Itu harus dihargai tak boleh dihilangkan, harus dijaga. Ini lah yang kita akan dorong," tambah Arif.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lompatan Besar Pendidikan RI: Penggunaan 288 Ribu Papan Tulis Interaktif Disorot Dunia
-
Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam
-
Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik
-
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB
-
Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani