Suara.com - Cepatnya Maverick Vinales beradaptasi dengan tim barunya di Movistar Yamaha membuat banyak pebalap mewaspadai kiprahnya di kompetisi MotoGP tahun ini.
Tak terkecuali diantaranya rekan setimnya, Valentino Rossi. Pebalap yang dijuluki The Doctor ini menilai, Vinales 'lebih berbahaya' daripada mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
Meski menilai Vinales punya potensi juara dunia tahun ini, namun Rossi mengingatkan pebalap muda Spanyol itu untuk mengantisipasi tekanan mental yang datang.
"Vinales tampaknya menurut saya lebih stabil daripada Lorenzo," kata Rossi, 38 tahun, dalam wawancara dengan Corriere della Serra.
"Setelah itu, kita lihat apakah dia bisa mengatasi tekanan atau justru akan jadi stres. Tentu saja, di trek saya tidak ingin melihat dia, mengingat dia begitu cepat di dalam tes," lanjut Rossi.
Dalam tes terakhir di Sirkuit Phillip Island, Australia, 17 Februari lalu, Vinales tampil mengejutkan dengan keluar sebagai yang tercepat.
Mantan pebalap Suzuki itu mengukir waktu terbaik 1 menit 28,549 detik. Hasil ini terpaut 0,294 detik lebih cepat dari juara bertahan MotoGP, Marc Marquez (Repsol Honda), yang menempati urutan kedua.
Para kontestan masih memiliki satu tes terakhir, yakni di Sirkuit Losail, Qatar, 10-12 Maret 2017, sebelum memulai seri perdana di arena yang sama dua minggu kemudian.
Baca Juga: Massa Pro dan Anti Ahok Bubar, Jalan RM Harsono Kembali Dibuka
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag