Suara.com - Pemerintah Malaysia membebaskan salah satu terduga pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Terduga bernama Kim Jong-Choi merupakan lelaki berkewarganegaraan Korea Utara. Pembebasan diumumkan tak lama berselang setelah Malaysia membatalkan perjanjian kerjasama perjalanan bebas visa dengan Pyongyang.
Menurut Jaksa Agung Malaysia Mohammed Apandi Ali, Jong-Choi menurut rencana akan dibebaskan pada Jumat (3/3/2017) besok.
"Dia akan dibebaskan. Tidak ada cukup bukti untuk mendakwanya," kata Mohammed Apandi seperti dikutip laman AFP.
"Dia juga tidak punya bukti dokumen perjalanan yang saha, maka kami akan mendeportasinya," lanjutnya.
Tujuh WN Korut lainnya saat ini sedang diburu polisi Malaysia karena diduga terlibat pembunuhan Jong Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur baru-baru ini. Salah satunya adalah seorang diplomat serta karyawan sebuah maskapai penerbangan yang ditengarai masih berada di wilayah hukum Malaysia. Sedangkan empat lainnya diduga sudah kabur ke Pyongyang usai membunuh Jong Nam.
Sebelumnya, Malaysia telah mengadili Siti Aisyah, perempuan asal Serang-Banten, dan WN asal Vietnam Duon Thi Huong. Keduanya didakwa hukuman mati. (AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim