Suara.com - Foto ulama Malaysia bernama Hussain Yee tengah mencium kening Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud, sempat membuat dunia maya heboh.
Banyak netizen yang menilai Hussain beruntung bisa sangat dekat dan mencium sang raja. Sebab, tak sembarangan orang dibolehkan pengawal mendekat bahkan mencium raja.
Belakangan, Hussain sendiri mengakui tak memercayai foto dirinya dan Raja Salman itu viral di media-media sosial.
"Saya tak menyangka foto itu bisa terkenal hingga mancanegara. Itu terjadi ketika saya bersama aktivis keagamaan lain diundang bertemu Raja Salman," tutur Hussain, seperti dilansir The Star, Jumat (3/3/2017).
Ia mengatakan, persamuhan terjadi di tempat peristirahatan Raja Salman saat di Malaysia, Hotel Saint Regis, Kuala Lumpur, Kamis (23/2).
Hussain menuturkan, dirinya pernah berangkat umrah atas undangan raja dua tahun silam. Namun, ketika itu ia tak bisa bertemu Raja Salman.
"Saya kali pertama bertemu ketika Raja Salman ke Malaysia dua pekan lalu. Karenanya, saya menciumnya. Itu tanda penghormatan atas saudara tua dalam kebudayaan Islam," bebernya.
Meski bisa mencium, Hussain tak yakin Raja Salman akan mengingat dirinya setelah persuaan tersebut.
"Dia banyak bertemu orang yang lebih penting dari saya. Jadi, saya yakin dia tak bakal ingat saya setelah momen itu,"tutur Hussain sembari tertawa.
Baca Juga: Awak dan Penumpang Air India Semua Perempuan, Masuk Rekor Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga