Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan menjadi calon gubernur Jakarta petahana menghadiri acara deklarasi dukungan di kantor Dewan Pimpinan Pusat Pro Joko Widodo (Projo) di Jalan Pancoran Timur Raya, nomor 37, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017).
Ahok yang mengenakan kemeja ciri khas kampanye yaitu kotak-kotak langsung dikerumuni pendukung begitu tiba. Sebagian pendukung mengajak bersalaman dan sebagian mengajak foto.
Setelah itu, Ahok didaulat untuk memberikan kata sambutan. Ahok menyampaikan terima kasih atas dukungan organisasi Projo. Projo merupakan organisasi yang punya andil besar membantu memenangkan Jokowi di pemilihan presiden 9 Juli 2014.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Projo karena telah memberikan dukungan kepada saya dan Pak Djarot. Perjuangan belum selesai, banyak hal yang ingin dilakukan," Ahok.
Ahok mengatakan kali ini dia tidak ingin menyampaikan program kerja agar tidak dituduh curi start kampanye.
Tapi, dalam pidato, Ahok tetap program pemerintah yaitu Kartu Jakarta Pintar untuk anak sekolah tingkat SD, SMP, SMA, dan kuliah yang tetap dilaksanakan secara bertahap.
"Yang namanya KJP sudah sampai tingkat kuliah. Kalau saya bicara program nanti dibilang kampanye, saya sampai saat ini masih Gubernur DKI aktif," ujar dia.
Ahok mengatakan organisasi Projo mendukung Ahok dan Djarot di pilkada Jakarta periode 2017-2022 agar semua program Joko Widodo, terutama ketika masih menjadi gubernur Jakarta, terealisasi.
"Saya meneruskan apa yang dimulai oleh Pak Jokowi. Pak Jokowi juga naik jadi Presiden karena ingin menyelesaikan masalah Jakarta. Karena beliau tahu Jakarta ini butuh campur tangan Presiden. Jadi saya terima kasih kepada Projo karena sudah mendukung, karena ini juga bagian dari mendukung programnya Pak Jokowi," tutur dia.
Hingga berita ini diturunkan, acara tersebut masih berlangsung.
Pilkada Jakarta putaran kedua akan diselenggarakan pada 19 April 2017. Pilkada diikuti oleh dua pasangan calon yaitu Ahok-Djarot dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran
-
Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan
-
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?
-
DPRD DKI: Jakarta Mimpi Jadi Kota Global Tapi Anak Putus Sekolah Masih Banyak
-
Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama
-
Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total
-
Riset Koaksi Ungkap Paradoks Green Jobs di Indonesia: Mengapa Lulusan Formal Sulit Direkrut?
-
Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah