Suara.com - Calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno akan menyampaikan perihal pemanggilan dirinya oleh anggota Polsek Metro Tanah Abang kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sandiaga akan diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilaporkan Dini Indrawati Septiani pada 7 November 2013.
"Tadi pagi saya tandatangani surat kuasa untuk tim hukum menghadiri (pemanggilan Polsek Tanah Abang). Tadi pagi kuasa hukum saya sudah hadir dan rencananya saya juga harus mem-brief kasus ini ke Pak Prabowo," kata Sandiaga di Tanah Tinggi, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).
Pasangan calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak akan menghindari kasus tersebut. Dia berjanji akan bertanggungjawab sebagai warga negara yang baik.
Namun demikian, dia tidak mau hal tersebut mengganggu kegiatannya sebagai calon wakil gubernur Jakarta. Sebab itu, dia meminta timnya untuk menyesuaikan jadwal kampanye dengan jadwal pemanggilan dirinya sebagai saksi dari kasus tersebut.
"Saya lagi bicara sama tim hukum, tim advokasi, bagaimana caranya supaya tidak mengganggu jadwal kampanye karena masyarakat kan menunggu kehadiran kita. 19 April tinggal 6 minggu lagi," tutur Sandiaga.
"Kalau dipanggil seminggu sekali atau berulangkali itu akan bisa mengambil jadwal. Kecuali bisa dikoordinasikan untuk diambil keterangan secara tertulis," Sandiaga menambahkan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan posisi Sandiaga Uno dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
"Dia kan mempunyai komunitas namanya lari. Anak buahnya itu ada permasalahan sama komunitas. Tentunya mungkin penyidik ingin menanyakan soal komunitas larinya itu seperti apa dan kegiatan di sana apa saja," kata Argo.
Namun, Argo tidak menjelaskan tentang komunitas lari yang dimaksud. Argo menjelaskan bahwa kapasitas Sandiaga dalam kasus tersebut hanya sebagai saksi.
"Saksi kok statusnya. Kan dia bukan tersangka. Saksi yang diduga mengetahui kejadian dan peristiwanya," kata Argo.
Sandiaga akan diperiksa sebagai saksi terkait laporan polisi bernomor 1616/K/XI/2013/ Polres JP tertanggal 7 November 2013 atas nama pelapor Dini Indrawati Septiani. Namun, dia tidak menghadiri jadwal pemeriksaan, hari ini.
Dini Indrawati merupakan anak buah Sandiaga.
"Itu stafnya semua. Semua anak buahnya," kata dia
Polisi akan kembali memanggil Sandiaga untuk dimintai keterangan.
"Kapan saja (saksi bisa dipanggil) kan, namanya penyelidikan," kata dia.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?