Suara.com - Gubernur Jambi Zumi Zola meminta warga saling menahan diri terkait bentrok antarwarga di Kabupaten Kerinci. Puluhan motor dibakar dan menyebabkan jalan akses utama di daerah itu lumpuh.
Zola sudah menelepon langsung Wakil Bupati Kerinci Zainal Abidin untuk menanyakan asal muasal pecahnya bentrok antara peladang di Batang Merangin dengan masyarakat Tamiai di kabupaten tersebut.
"Menurut keterangan Wabup Kerinci, penyebab kerusuhan itu pecah, yakni akibat sengketa lahan. Di lokasi itu ada sekitar 400 KK dari tiga kecamatan, salah satunya Semurup. Daerah itu berada di tepi air dan terdapat komoditas kayu manis, kopi dan lahan pertanian lain milik masyarakat," kata Zola, Senin (20/3/2017).
"Permasalahnnya menurut Pak Wabup, masyarakat adat di sana merasa tidak dilibatkan. Konflik itu sudah terjadi sejak puluhan tahun," katanya lagi.
Selain menelepon Wabub Kerinci, Zola juga menghubungi Kapolda Jambi. Zola meminta pengamanan dilakukan agar bentrok yang terjadi tepat di depan kantor Kecamatan Batang Merangin itu bisa dikendalikan.
"Kita tidak ingin kondisinya lebih memanas lagi, kita minta masyarakat ditenangkan dan situasinya dikendalikan," ujarnya.
Selain itu, Zola juga meminta Bupati, Wakil Bupati dan Perwakilan Pemerintah setempat lainnya serta Dandim dan Polres Kerinci untuk cepat turun ke lapangan mendinginkan situasi. Di samping itu, jika aparat kepolisian menemukan adanya pihak provokator dalam kerusuhan ini, ia pun meminta aparat kepolisian langsung mengambil tindakan tegas.
"Kalau ditemukan ada provokatornya, ya mohon ditindak tegas. Tapi yang jelas sekarang saya minta semua pihak menahan diri," ujarnya.
Pemkab juga harus mempelajari penyebab-penyebab terjadinya konflik tersebut, sehingga nantinya ditemukan benang merah masalahnya.
Baca Juga: Kebun Jeruk, Rendang dan Rumah Gadang di Kaki Kerinci
Jika nantinya Pemkab Kerinci membutuhkan bantuan Pemprov Jambi, Zola memastikan, pihaknya siap membantu. Terlebih lagi saat ini ada tim penanganan konflik.
"Kalau nantinya dibutuhkan kita akan turunkan tim. 'Kan tim penanganan konflik ini unsurnya menyeluruh, ada TNI, Polri dan unsur pemerintah," kata Zola.
Akibat bentrok antarwarga ini, puluhan motor milik warga peladang dibakar warga Tamiai. Polres Kerinci pun menurunkan 100 anggota ke lokasi. Bentrok juga menyebabkan jalan provinsi lumpuh total. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN