Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (21/3/2017) sore. Hal itu mengakibatkan tanah longsor serta banjir di sejumlah lokasi.
"Belum ada informasi korban jiwa maupun luka pada kejadian tersebut," kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Wahyu Prisyawan di Yogyakarta, Selasa.
Sesuai pendataan sementara hujan deras disertai petir serta angin kencang yang terjadi mulai pukul 16.00 WIB itu mengakibatkan banjir, tanah longsor hingga mobil rusak di Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kulon Progo dan Kabupaten Sleman.
"Sampai saat ini masih dalam proses penanganan. Ditangani oleh BPBD, relawan dan masyarakat," kata dia.
Pristiawan menyebutkan di Kabupaten Sleman angin kencang terjadi di empat lokasi, tanah longsor empat lokasi, kerusakan jaringan listrik satu lokasi, mobil rusak satu lokasi yaitu di kompleks Universitas Gadjah Mada (UGM) akibat tertimpa pohon. Banjir terjadi di Kota Yogyakarta di empat lokasi, kerusakan jaringan listrik satu lokasi, akses jalan terganggu satu lokasi, serta banjir di 8 lokasi.
Di Bantul, peristiwa angin kencang yang disebabkan cuaca ekstrem di satu lokasi, angin kencang, tanah longsor, serta tertutupnya akses julan di satu lokasi. Sedangkan di Kulon Progo sesuai data sementara baru terjadi di satu lokasi.
Kepala Kelompok Operasional Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiomo menyatakan selama Maret 2017 wilayah Yogyakarta masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai 20-40 milimeter perhari.
Menurut Joko, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ditandai adanya awan terutama awan-awan konvektif (comulonimbus) di langit Yogyakarta. Hujan juga masih berpotensi disertai petir dengan angin kencang dengan durasi singkat.
Ia mengatakan munculnya awan comulonimbus pada siang hingga sore hari dipicu daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin di Samudera Selatan Indonesia dan penghangatan suhu permukaan laut mencapai 29-31 derajat Celcius di Selatan Jawa. (Antara)
Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Garut Waspada Longsor dan Banjir
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera