Suara.com - Terdakwa Ramapanicer Rajamohanan Nair mengakui uang Rp6 miliar selain untuk menyuap Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno, juga untuk menyuap Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
"Handang bilang uang juga untuk Pak Haniv dan tim," kata Rajamohanan menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (27/3/2017).
Rajamohanan yang merupakan Country Director PT. Eka Prima Ekspor Indonesia mengungkapkan ketika itu Handang menyatakan siap membantu mempercepat penyelesaian permasalahan pajak Prima Ekspor Indonesia. Fee untuk pekerjaan tersebut, katanya, dibicarakan dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Sultan.
Dikatakan, ketika itu, Handang menawarkan agar untuk mengurus tagihan pajak Rp52 miliar diberi fee sebesar 10 persen atau setara Rp5 miliar. Lalu, untuk bunga, katanya, Handang meminta diberikan Rp1 miliar. Akhirnya disetujui, total fee Rp6 miliar.
"Handang bilang, kalau EK Prima mau bantu teman-teman yang disebut tim, dia akan bantu masalah diproses secepatnya," kata Rajamohanan.
Dalam surat dakwaan, terungkap fee Rp6 miliar tersebut akan diberikan secara bertahap. Baru pada pemberian tahap pertama sebesar Rp1,9 miliar, mereka ditangkap petugas KPK.
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
-
Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
-
Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela