Suara.com - Pemerintah Australia telah mengeluarkan peringatan kepada rakyat di daerah yang terpengaruh agar mereka tidak turun ke air pada Jumat, setelah hiu banteng sepanjang 1,5 meter ditemukan hanyut dibawa banjir setelah Topan Debbie menerjang.
Warga di Kota Burdekin di bagian timur-jauh Queensland terkejut saat mereka melihat hewan yang mati tersebut di genangan air di jalan.
Dinas Pemadam dan Keadaan Darurat Queensland telah menggunakan peristiwa tersebut untuk mendesak warga agar tidak turun ke air, sebab puing dan bahan berbahaya mungkin bertebaran di bawah permukaan banjir sehingga tidak terlihat.
Dalam kasus itu, pesan tersebut tampak didengar dengan jelas di masyarakat desa yang tenang, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam.
Namun wartawan lokal Philip Calder melaporkan ia telah menyaksikan "sepasang warga setempat datang dengan membawa pisau dan mengambil gigi hiu itu sebagai kenang-kenangan".
Pengungsian di Southern Queensland dan Northern New South Wales berlanjut sementara keadaan bertambah buruk di wilayah tersebut. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu
-
Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
-
Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
-
Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan
-
Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India