Suara.com - Politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia ikut berkomentar soal penangkapan penggagas aksi 313 yakni Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Gatot Saptono alias Muhammad Al Khaththath dan empat orang lainnya.
Ia menilai penangkapan tersebut berlebihan dan dapat membuat masyarakat menduga adanya keberpihakan pemerintah dengan terdakwa dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Publik menilai bahwa itu salah satu bentuk keberpihakan juga terhadap Ahok. Nah kalau kita lebarkan lagi, Ahok ini kan selama ini kelihatan sering menebarkan kebencian terhadap Islam. Dikit-dikit yang dihajar ulama dan segala macam," ujar Doli di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2017).
Doli menuturkan semua masyarakat memiliki hak untuk bebas menyampaikan pendapat di muka umum berdasarkan undang-undang.
Oleh karena itu, ia menilai aksi yang disampaikan massa pada 313 dan sebelum-sebelumnya tidak menyalahi aturan.
"Dan nggak ada yang salah kan kalau kita lihat mulai dari 1410, 411, 212, 112, 212 jilid 2 sampai 313 yang kemarin, ada nggak yang mencederai aturan-aturan yang selama ini berlaku dalam konteks menyampaikan aspirasi? kan nggak ada," kata dia.
Doli merasa heran, selalu ada pihak-pihak yang ditangkap ketika aksi.
"Tapi anehnya setiap ada aksi-aksi itu pasti ada yang ditangkap," ucap Doli.
Lebih lanjut, ia meminta pemerintah tidak menyalahkan publik, jika ada tudingan terkait keberpihakan kepada mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Atau juga punya motif yang sama dengan Ahok, yaitu tidak suka dengan umat Islam. Jangan disalahkan publik menilai seperti itu," tandasnya.
Untuk diketahui, Al Khaththath ditahan dan disangkakan melanggar Pasal 107 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 110 KUHP tentang Pemufakatan Makar.
Selain Al Khaththath, polisi juga menangkap ZA, IR, V, dan M. Oleh polisi, V dan M dituduh melanggar Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
Sebab, keduanya dinilai pernah menyiarkan perkataan yang menghina etnis tertentu.
Tag
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kasihan Anak-anak! Pembangunan Gedung SDN Cipete Utara Molor Setahun: Jam Belajar Dipangkas
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini
-
Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama