Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti membenarkan bahwa Panglima Forum Syuhada Indonesia berinisial DN yang ditangkap bersama Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al Khathtath jelang aksi 313 adalah mantan suaminya.
"Yang kalian sebutkan tadi Diko Nugraha adalah benar mantan suami saya. Kami sudah berpisah empat tahun yang lalu," kata Mimah di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2016).
Karena itu, Mimah meminta agar semua pihak tak mengaitkan dirinya dengan DN mengingat mereka sudah bukan lagi sebagai pasangan suami istri. Terlebih, soal pemufakatan makar, kasus yang menjerat sang mantan.
"Saya tidak ada hubungannya dengan kasus makar. Sekarang tidak ada hubungannya lagi. Jadi tidak ada kaitan dengan saya," ucapnya.
Awak media kemudian menyinggung soal organisasi yang diikuti DN selama ini. Kembali menegaskan, dia menolak untuk berkomentar lebih jauh.
"Aduh nggak tahu. Jangan ditanya lagi. Tidak ada komunikasi lagi dengan saya," katanya.
DN dan Al Khathtath ditangkap Jumat dini hari lalu, jelang aksi 313, yang menunut Presiden Joko Widodo mencopot Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur Jakarta karena telah berstatus sebagai terdakwa kasus penodaan agama. Polisi juga meringkus tiga orang lainnya berinisial A, ZA dan I dengan kasus serupa.
Setelah dicokok, kelimanya digelandang ke Markas Korps Brigade Mobil, Kepala Dua, Depok, Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Perbaharui Hubungan, Presiden Mesir Akan Temui Trump
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan
-
Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional
-
Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!
-
Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa
-
Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025
-
Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
-
Modus Kencan di Kos Berujung Curas, Motor dan Ponsel Pria Kalideres Raib
-
Tepis Isu Bottleneck Karier, Kapolri Tegaskan Regenerasi Polri Tetap Berjalan Meski Ada UU Baru
-
Kunjungan Menteri P2MI ke BTP Perkuat Jalur Karier Internasional bagi SDM Hospitality
-
PT PMM Sebut TNI AL Bertindak Arogan Buka 15 Kontainer, Sengketa Ekspor Tambang Makin Memanas