Suara.com - Oesman Sapta Odang resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang baru periode 2017-2019. Anggota dewan dari wilayah Kalimantan Barat ini dilantik oleh Mahkamah Agung pada Sidang Paripurna DPD, Selasa (4/4/2017).
OSO, sapaan akrab Oesman, mengklaim dirinya tidak melakukan lobi-lobi kepada anggota DPD lainnya untuk bisa mulus melenggang menjadi Ketua DPD.
"Itu saya nggak melobi. Saya nggak mengerti lobi. Tapi yang jelas semua anggota mempunyai hati nurani yang tulus dan ikhlas, yang mempunyai semangat daerah, terutama daerah yang diwakili," kata OSO, yang juga Ketua Umum Partai Hanura, usai pelantikan.
OSO menambahkan, proses pemilihan pimpinan DPD sudah melewati mekanisme yang sesuai dengan tata tertib DPD. Kata dia, namanya diusung menjadi Ketua DPD karena kesadaran dan hati nurani yang tulus dan ikhlas dari para anggota DPD lainnya untuk bangkit dan semangat memperjuangan daerah.
"Itulah demokrasi. Ini terjadi dengan baik dan Anda melihat sendiri hasilnya. Kesadaran akhirnya tumbuh, kesadaran tumbuh," kata OSO.
OSO berharap ke depan DPD semakin baik. Oesman berpesan supaya para anggota yang mewakili daerahnya untuk berjuang buat kepentingan daerahnya serta jangan menghamburkan anggaran yang diberikan negara kepada DPD.
Sehingga, kata OSO, dengan sisa waktu 2,5 tahun, para anggota bisa lebih bekerja keras menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas.
"Jangan hanya hura-hura menghabiskan uang negara tapi betul-betul uang yang diberikan, peran kepada DPD, untuk bisa mengawasi pembangunan di daerah dan bisa kerja sama dengan daerah masing-masing," pungkas OSO.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim