Suara.com - Oesman Sapta Odang, Nono Sampono, dan Darmayanti Lubis resmi menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Daerah, Selasa (4/4/2017). Pengambilan sumpah dilakukan Wakil Ketua Mahkamah Agung, Suwardi, dalam sidang paripurna.
"Demi Allah saya bersumpah, saya akan memenuhi kewajiban saya, sebagai ketua dan wakil ketua DPD dengan sebaik-baiknya, seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945."
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban, akan bekerja dengan sungguh-sungguh, demi tegaknya demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa, negara dan daerah dari pada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Bahwa saya akan mengutamakan aspirasii daerah yang saya wakili demi tujuan nasional, untuk kepentingan bangsa dan negara republik Indonesia," kata Suwardi yang diikuti Oesman, Nono, dan Darmayanti.
Payung hukum pelantikan yaitu keputusan DPD Nomor 45/DPD-RI/III/2016-2017 tentang pimpinan DPD RI periode April 2017-September 2019. Keputusan ini sekaligus mencabut keputusan sebelumnya tentang pimpinan DPD nomor 02/DPD-RI/I/2014-2015 dan nomor 09/DPD/I/2016-2019.
Setelah disumpah, A. M. Fatwa dan Riri Damayanti sebagai pimpinan sementara, langsung menyerahkan palu sidang kepada Oesman, Nono, dan Darmayanti.
Oesman kemudian duduk di kursi pimpinan dan langsung memimpin sidang. Dia meminta supaya DPD fokus memaksimalkan energinya untuk memperjuangkan kepentingan daerah, dan menyuarakan lembaga DPD sesuai dengan Amanat UUD 1945.
"Kami berharap dengan terpilihnya kami, kita bisa segera fokus memperjuangkan kepentingan daerah," kata Oesman.
Kemudian, dia membacakan agenda DPD selanjutnya. Senin (10/4/2017) akan digelar rapat panitia musyawarah yang dilanjutkan sidang paripurna, sehingga pada Selasa (11/4/2017), diselenggarakan pembukaan masa sidang 2016/2017.
"Setelah semuanya selesai, sidang kami tutup," kata Oesman.
Tag
Berita Terkait
-
Langkah Strategis Koperasi SMS DPD RI Menjawab Zaman
-
Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
Stop MBG dan KDMP! Niluh Djelantik Bongkar Gaji Guru PAUD 'Dipotong' Demi Program Baru Pemerintah
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut
-
10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari
-
Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
-
Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan