Suara.com - Kota Baubau di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk dalam kategori tertinggi rawan bencana. Ini berdasarkan Indeks Risiko Bencana (IRB) yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat bekerja sama dengan beberapa universitas di tanah air.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau Muslimin Hibali mengatakan risiko bencana berdasarkan IRB tersebut, meliputi puting beliung, banjir dan kebakaran, baik kebakaran pemukiman maupun kebakaran hutan.
"Dalam mengantisipasi dan menyikapi berbagai ancaman bencana ini, kami BPBD kota Baubau selalu mengadakan monitoring di setiap lokasi yang terdata rawan bencana," ujarnya, Minggu (9/4/2017).
Wilayah yang dianggap rawan bencana selama ini diantaranya Kecamatan Bungi dengan peta rawan banjir, Kecamatan Sora Wolio kebakaran hutan, serta daerah pesisir di Kecamatan Batupoaro dengan ancaman ombak besar.
Menurut Muslimin Hibali, untuk mengantisipasi terjadinya bencana dadakan di Kota Baubau, BPBD telah menyiapkan logistik dengan stok yang mencukupi di gudang penyimpanan baik makanan siap saji maupun logistik lainnya.
"Kami juga masih kekurangan peralatan seperti perahu karet, karena seyogyanya ada tiga buah, namun yang ada saat ini baru satu buah perahu," ujaranya.
Untuk personel di bantu para relawan di rasa telah mencukupi, namun untuk fasilitas lainnya, BPBD Kota Baubau masih kekurangan bantuan peralatan berupa peralatan perahu karet untuk membantu jika terjadi evakuasi bencana banjir. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung
-
Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam
-
Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE
-
Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup
-
BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar
-
Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya
-
Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Cuma Dituntut Ringan, Ternyata Ini Alasan di Balik Nasib 4 TNI Penyerang Andrie Yunus
-
Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
-
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber