Suara.com - Satu helikopter Blackhawk milik Angkatan Darat Amerika Serikat, pada Senin (17/4/2017), jatuh di satu lapangan golf di Maryland Selatan. Kejadian ini menewaskan satu orang dan melukai dua awak lainnya.
Blackhawk UH-60 dari Fort Belvoir, Virginia, jatuh sekitar pukul 13.50 waktu setempat di dekat Leonardtown. Demikian dikatakan Juru Bicara Ft. Belvoir, Jimmie Cummings, dikutip dari Antara, Selasa (18/4/2017).
Dua helikopter medis mulanya dikirim ke lokasi untuk memberi bantuan setelah kecelakaan, kata media setempat.
Kevin Bowen, yang bekerja di toko Breton Bay Golf and Country Club di Leonardtown, St. Mary's County, mengatakan kepada media lokal, melihat helikopter itu terbang agak rendah.
Dia melanjutkan, melihat helikopter tersebur berputar sebelum jatuh di antara hole ketiga dan keempat di lapangan golf itu.
Seorang saksi mata lain, Garret Bowles, mengatakan helikopter tersebut menabrak pohon saat jatuh. Dia juga melihat satu helikopter lain di lokasi itu ketika Blackhawk tersebut jatuh.
Jennifer Stone, Juru Bicara Kantor Sheriff St. Mary's County, mengatakan pemerintah masih berusaha mengamankan lokasi kecelakaan.
Kecelakaan itu terjadi kurang dari dua pekan setelah satu jet militer, yang sedang melakukan misi pelatihan pada saat itu, jatuh di daerah hutan tepat di pinggir luar Permukiman Washington DC.
Pilot pesawat tersebut dengan selamat keluar jet itu dan hanya menderita luka ringan.
Baca Juga: Incar Hattrick, Vinales Kirim Sinyal 'Perang' kepada Marquez
Blackhawk UH-60 adalah helikopter serba-guna yang digunakan dalam serangan udara, oleh univer kavaleri udara dan medis-udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK