Memasuki H-2 Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Tim Pemenangan Ahok- Djarot optimis memenangkan kontesasi ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Jakarta, Anta Ginting.
"Kami optimis pasangan Ahok- Djarot akan terpilih kembali untuk memimpin Jakarta. Sebab, masyarakat juga sudah tahu dengan pasti mana yang ingin bekerja dan mengabdi sepenuhnya untuk mereka," begitu keyakinan Anta saat ditemui di Jakarta, Senin (17/4/2017).
Tim pemenangan Ahok-Djarot itu juga menegaskan selama masa kampanye Pilkada putaran kedua ini, pihaknya telah bekerja keras untuk memberikan pemahaman positif kepada warga, serta secara rutin mengadakan sosialisasi program dengan mendatangi warga di seluruh wilayah DKI.
"Selama sisa waktu kampanye putaran kedua kemarin, kami terus berupaya menjaring dukungan. Alhamdulillah, masyarakat menyatakan mereka akan kembali memilih Ahok-Djarot karena kinerja yang sudah terbukti membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat," imbuh pengusaha muda ini.
Keyakinan Anta semakin diperkuat dengan hasil survei Charta Politika pada Sabtu (15/4) lalu yang menyatakan bahwa tingkat elektabilitas Ahok- Djarot memimpin dengan presentase sebesar 47,3% disusul pasangan Anies- Sandi sebesar 44,8%. Kendati demikian, Anta menyatakan pihaknya enggan jumawa terhadap hasil tersebut pasalnya, masih ada selisih elektabilitas 2,5% dari sang penantang.
“Hasil ini cukup menggembirakan bagi kami, namun tidak lantas membuat kami merasa puas karena hasil sesungguhnya akan ditentukan dalam pilkada 19 April mendatang. Insya Allah, Ahok- Djarot memimpin,” simpulnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?