Suara.com - Tempat Pemungutan Suara 19, Kelurahan Karet Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan memenangkan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. TPS ini merupakan tempat para 8 tahanan kasus korupsi memberikan hak pilih.
Hasil dari penghitungan suara TPS 19, Ahok-Djarot unggul mendapatkan sebanyak 60 suara. Sedangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapatkan sebanyak 39 suara.
"Itu hanya satu suara dinyatakan tidak sah," kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, Teguh kepada Suara.com, Rabu (19/4/2017).
TPS 19, ada sebanyak 375 orang yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, dari jumlah DPT hanya 100 orang yang menggunakan hak pilihnya tersebut.
Delapan tahanan korupsi tersebut mencoblos di TPS 19. KPK memfasilitasi pelaksanaan hak politik para tahanan pada pilkada Jakarta, di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan, siang tadi.
Delapan tahanan korupsi yang ikut mencoblos yakni, Patrialis Akbar, Fahmi, Andi Zulkarnaen Mallarangeng, Marisi Matondang, Ramapanicker Rajamohanan Nair, M. Sanusi, M. Adami Okta dan terakhir Andi Taufan Tiro.
Seperti diketahui, pilkada putaran pertama, 15 Februari, pasangan Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat menang telak di TPS 19.
Ahok-Djarot didukung 52 suara, sedangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno didukung 29 suara. Ketika itu, ada 87 surat suara yang sah dan dua suara tidak sah. Tahanan yang hari itu mengikuti pemilihan sebanyak 7 orang.
Baca Juga: Prabowo: Alhamdulillah, Jakarta Mendapatkan Gubernur Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri
-
Kabar Duka: Al Ridwan Putra Wabup Bogor Jaro Ade Meninggal Kecelakaan, Bukan Tabrakan!
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi