Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didampingi keluarga menggunakan hak suaranya di TPS 54 Pluit, Jakarta, Rabu (19/4).
Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat kembali menang di tempat pemungutan suara nomor 54, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. TPS ini tadi pagi Ahok dan keluarga melakukan pencoblosan.
Ahok dan Djarot memperoleh 400 suara. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno hanya memperoleh tiga suara. Surat suara yang dinyatakan tidak sah hanya satu lembar.
Jumlah daftar pemilih di TPS 54 sebanyak 549 orang. Jumlah daftar pemilih tetap di TPS ini mengalami penambahan 36 orang.
Tapi, kata anggota KPPS TPS 54 Sawato, yang memberikan hak pilih hanya 404 orang.
"Dikurangi saja (dari total pemilih dengan suara yang digunakan). Iya banyak (yang golput)," kata Sawato.
Ahok dan Djarot memperoleh 400 suara. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno hanya memperoleh tiga suara. Surat suara yang dinyatakan tidak sah hanya satu lembar.
Jumlah daftar pemilih di TPS 54 sebanyak 549 orang. Jumlah daftar pemilih tetap di TPS ini mengalami penambahan 36 orang.
Tapi, kata anggota KPPS TPS 54 Sawato, yang memberikan hak pilih hanya 404 orang.
"Dikurangi saja (dari total pemilih dengan suara yang digunakan). Iya banyak (yang golput)," kata Sawato.
Menang di Markas FPI
Hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara 17, Ahok-Djarot juga menang. TPS 17 berada di daerah Petamburan, Jakarta Barat, yang terletak di dekat markas Front Pembela Islam.
Pasangan Ahok dan Djarot meraih 286 suara. Sedangkan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno mendapatkan 250 surara. Selisih perolehan suara kedua pasangan 36 suara.
Jumlah surat yang diterima Panitia Pemungutan Suara di TPS 17 sebanyak 547 surat. Daftar pemilih tetap sebanyak 746 orang.
Hasil ini mengulang pilkada putaran pertama pada 15 Februari.
Pasangan Ahok dan Djarot meraih 286 suara. Sedangkan pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno mendapatkan 250 surara. Selisih perolehan suara kedua pasangan 36 suara.
Jumlah surat yang diterima Panitia Pemungutan Suara di TPS 17 sebanyak 547 surat. Daftar pemilih tetap sebanyak 746 orang.
Hasil ini mengulang pilkada putaran pertama pada 15 Februari.
Ketika Itu, Ahok-Djarot mendapatkan 279 surat suara, Anies-Sandiaga mendapatkan 212 surat suara, sementara pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan 38 suara.
Ketika itu, saksi yang mendampingi penghitungan suara sampai meminta penghitungan ulang. Penghitungan ulang dilakukan sebanyak lima kali. Penghitungan suara diulang karena ditemukan perbedaan angka.
Rizieq dan laskar FPI selama ini dikenal menentang Ahok. Mereka salah satu kelompok yang mendesak Ahok masuk dipenjarakan dalam kasus dugaan penodaan agama.
Setelah penghitungan surat suara selesai, warga perlahan-lahan meninggalkan TPS 17.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli