Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais, ikut aksi bersama massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI di depan gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20)4/2017).
Amien ikut aksi saat terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani persidangan ke-20. Demonstrasi itu sendiri menuntut Ahok dituntut seberat-beratnya hukuman.
Dalam orasinya, Amien mengajak umat muslim bersyukur setelah pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dari calon petahana, Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada putaran kedua Pilkada Jakarta 2017, seperti hasil hitung cepat lembaga survei.
"Alhamdulillah, rakyat Jakarta masih menentukan pilihannya, rakyat Jakarta tidak bisa diberondong dengan sembako," ujar Amien dalam orasinya.
Sebelum, JPU menyatakan Ahok bersalah dan dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Namun, Amien berharap Gubernur Jakarta itu maksimal dihukum.
"Mudah-mudahan Pak Ahok diberikan hukuman yang maksimal, saya akan mengoreksi bapak-bapak Polri apabila ada hal tidak kondusif. Polri adalah petugas keamanan nasional," ucap Amien.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis